Qur'an Camp

Assalamualaikum Wr. Wb

Alhamdulillah tepat pada tanggal 18 sampai dengan 20 Oktober 2019, salah satu siswi Rekam Humaira yaitu Amira mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan Qur’an Camp yang diselenggarakan oleh Sekolah Kelopaq. Banyak sekali ilmu – ilmu serta tips yang Amira dapatkan selama mengikuti kegiatan Qur’an Camp dari ustadz dan ustadzah yang ada disana. Selama mengikuti kegiatan Qur’an Camp, Amira mengaku menjalaninya dengan sangat seru. Baik dari rangkaian kegiatannya, juga ramainya para peserta yang hadir menambah keseruan acara.

Tujuan Amira mengikuti Qur’an camp ini adalah ingin memanfaatkan waktu selama 3 hari tersebut untuk lebih intens dalam menghafal Qur’an dan dalam memuroja’ah surah yang sudah dihafal.

Kegiatan Qur’an Camp Kelopaq tidak terlalu beragam karena memang tujuannya adalah agar para peserta fokus berinteraksi dengan Al Qur’an secara intens. Kegiatan inti Qur’an Camp terdiri dari pembukaan, sesi halaqoh 9 kali, memanah dan pembagian seritifikat berserta penutupan di akhir kegiatan Qur’an Camp.

Acara tersebut berlangsung dari tanggal 18 malam. Sebelum maghrib para peserta sudah berdatangan, mereka melaksanakan shalat maghrib berjamaah yang dilanjut dengan makan malam bersama. Selanjutnya, acara pembukaan acara yang diisi oleh Ustad Ismail selaku ketua penyelenggara Qur’an Camp tersebut. Banyak poin – poin yang disampaikan Ustad Ismail yang membuat Amira termotivasi dan membuka pikiran Amira terhadap Al – Qur’an.

Ustad Ismail mengatakan bahwa “Apabila kita menjaga Al – Qur’an, maka Allah pun akan menjaga diri kita”. Ucapan yang disampaikan Ustad Ismail tersebut, membuat Amira berfikir “Jika aku menghafal dan menjaga Al-Qur’an maka Allah pun sama, akan menjaga diriku juga.” Perkataan tersebut memantapkan niat Amira untuk lebih fokus lagi dalam menghafal Qur’an.

Ada lagi perkataan Ustad Ismail yang berkesan bagi Amira, yaitu “Menghafal Al -Qur’an yang nikmat itu, menghitung waktu bukan menghitung ayat”. Sebelumnya, Amira sering sekali terlalu berpatok pada target ayat. Alhasil, Amira selalu terburu – buru ketika menghafal karena ingin cepat hafal dan cepat langsung bertambah hafalannya dalam waktu singkat. Karena itulah Amira tidak merasakan kenikmatan. Tetapi, setelah Amira menerapkan metode “tidak terlalu berpatok pada target”, Amira baru merasakan nikmatnya. Karena ketika Amira menghitung waktu, Amira merasa lebih menghargai proses dalam menghafal Qur’annya.

Ada 3 keuntungan ketika kita dekat dengan Al – Qur’an, yang pertama orang yang membaca Al – Qur’an seperti pedagang yang tidak pernah rugi karena ketika membaca Qur’an, pahala kita terrus bertambah dan tidak pernah berkurang. Yang kedua, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bahwa Allah akan memuliakan ahlul Qur’an di yaumul akhir. Dan yang terakhir, kita bisa mengajak orang yang kita cintai ke syurga dengan menjadi penghafal Al – Qur’an. Itu salah satu materi yang Amira dapatkan saat mengikuti Qur’an camp.

Terdapat dua kelompok halaqoh. Kelompok yang pertama terdiri dari tingkat SD dan SMP. Sedangkan kelompok yang kedua terdiri dari tingkat SMA, Mahasiswa, bahkan ibu – ibu sekalipun. Satu lagi, Seluruh peserta yang hadir di acara Qur’an Camp ini, tidak ditentukan umurnya. Bahkan peserta yang termuda masih berada di tingkat TK.

Karena Amira berada di tingkat SMA, jadi Amira termasuk halaqoh kelompok kedua yang dimentori oleh Ustadzah Maziyya. Selama Qur’an Camp berjalan, sesi pertemuan bersama mentor dibagi menjadi 9 sesi. Sesi yang paling singkat adalah ketika tahajud dan sore hari . Sedangkan untuk sesi yang paling panjang adalah setelah sholat dhuha sampai dzuhr dan setelah sholat isya sampai jam sepuluh malam.

Amira mengungkapkan bahwa, sesi yang paling berkesan ketika pertemuan per-halaqoh adalah sesi pertama, sesi kedelapan dan sesi yang kesembilan.

Mengapa sesi pertama berkesan? Saat sesi pertama dimulai, Amira dan peserta yang lainnya tidak langsung diminta menghafal kemudian setoran. Tetapi mereka diberikan pembekalan dan motivasi terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan halaqoh. Seperti, mengapa harus bersyukur dan sabar saat menghafal Qur’an? Mengapa kita harus mencintai Al – Qur’an? Mengapa Allah menguji hambanya yang sedang menghafal Qur’an? Dan yang terakhir, kenapa banyak orang yang malas untuk muroja’ah?

Pada sesi pertama kita juga diajarkan cara mengucapkan makhrojul huruf yang benar. Selain itu, Amira dan peserta yang lainnya diajak oleh Ustadzah Maziyya untuk membuat target hafalan dan target muroja’ah untuk sesi-sesi selanjutnya selama berada Qur’an Camp

Mengapa pula sesi kedelapan berkesan? Karena, Ustadzah Maziyya mengajarkan Amira beserta peserta yang lainnya bagaimana cara mengucapkan makhrojul huruf yang benar, dan pengelompokkan huruf hijaiyah berdasarkan tempat keluarnya.

Di sesi kedelapan, Ustazah Maziyya juga memberitahu bahwa ada 3 tingkatan dalam hafalan. Yang pertama adalah hafalan terang. Apasih hafalan terang itu? Hafalan terang yaitu surah yang sudah kita hafal, kita benar – benar ingat dan menancap kuat . Yang kedua adalah hafalan remang. Hafalan remang yaitu hafalan yang kita tidak yakin betul hafal dan tidak . Yang terakhir adalah hafalan gelap. Hafalan gelap yaitu surah yang pernah kita hafal, namun sudah benar – benar lupa bahkan bisa jadi berasa asing di telinga.

Lalu solusinya bagaimana ketika mempunyai hafalan remang dan gelap? Solusi adalah dengan melakukan dengan cara memuroja’ahnya. Pertama, untuk memuroja’ah hafalan terang dapat langsung mengulangnya disela-sela aktivitas secara langung tanpa menggunakan Al – Qur’an. Selanjutnya adalah memuroja’ah hafalan remang dengan cara memuroja’ahnya diwaktu yang senggang sambil boleh membacanya dengan Qur’an ataupun tidak. Dan yang terakhir, untuk memuroja’ah hafalan gelap kita harus benar-benar meluangkan waktu khusus untuk memuroja’ah hafalan gelap dan harus membacanya dengan Qur’an.

Lalu, apa yang membuat sesi kesembilan berkesan? Nah di sesi yang kesembilan ini setelah Amira beserta peserta yang lainnya menyetorkan setoran hafalan dan muroja’ah, Ustadzah Maziyya membimbing untuk membuat jurnal Qur'an selama satu bulan kedepan. “Apasih jurnal Qur’an itu?” Jurnal Qur’an itu adalah sebuah jadwal yang berfungsi agar kita dapat memantau hafalan, tilawah dan muroja’ah sehngga dapat terlaksana dengan teratur selama satu bulan kedepan. Karena setelah berakhirnya kegiatan Qur’an Camp, bukan berarti peserta tidak putus interaksi dengan Al-Qur’an begitu saja. Kegiatan Qur’an Camp ini akan berlanjut setiap bulannya.

Amira beserta peserta Qur’an Camp lainnya hanya menyetorkan hafalan dan muroja’ah secara bergantian pada sesi yang lain, tidak ada penambahan materi dan kegiatan selain pada tiga sesi diatas. Pada tanggal 20 oktober 2019 yaitu pada hari minggu siang. Acara Qur’an Camp selesai dan ditutup oleh Ustadz Ismail. Setelah ditutup, Amira bersama peserta yang lainnya diberikan sertifikat dari pihak Sekolah Kelopaq, sebagai bukti telah berpatisipasi dalam kegiatan Qur’an Camp Kelopaq.

Alhamdulillah acara Qur’an Camp telah selesai, dan Amira mendapatkan ilmu beserta pelajaran yang sangat berharga. Amira mendapatkan dua kesimpulan setelah mengikuti kegiatan Qur’an Camp ini. Yang pertama, dalam proses menghafal Qur’an, maka sesungguhnya kita sedang belajar untuk bersyukur kepada Allah dan bersabar atas apa yang telah Allah berikan. Yang kedua, ketika kita menghafal Qur’an, tidak sekedar giat menambah hafalan baru, namun kita juga harus istiqomah dalam memuroja’ah surah yang sudah kita hafal. Setelah mengikuti Qur’an Camp Kelopaq, Amira mendapatkan motivasi untuk lebih giat, fokus dan sungguh - sungguh menghafal Qur’an karena Allah SWT.


Posted on: 22 Nov 2019, by: Humaira


Berita Lainnya

Kunjungan Salsabila Tahfidz Boarding School

Assalammualaikum wr.wb. Alhamdulillah…

Read More

Qur'an Camp

Assalamualaikum Wr. Wb Alhamdulillah…

Read More

Seminar Anti Joker

Assalammualaikum wr.wb. Pada…

Read More

Tabligh Akbar di Masjid Islamic Centre Ar-Rahmah

Assalammualaikum.Wr.Wb. Atas…

Read More

Training ESQ for Teens

Assalamuaalaikum wr.wb Alhamdulillah…

Read More

Personal Selling

Assalamualaikum wr.wb Atas…

Read More

Ramadhan Camp

Alhamdulillah, atas perkenan Allah, Rumah Edukasi Muslimah (Rekam) “Humaira”…

Read More

Pelatihan Penanaman Nilai-Nilai Kehidupan

Atas izin dan rahmat Allah SWT, pada pekan kedua bulan ini The House of Humaira mendapatkan materi…

Read More

Mengawali Program Tahun Ajaran baru dengan Berbenah

Awal Juli 2019, muslimah Humaira mulai kembali beraktivitas. Siswi baru selevel SMP pun bergabung…

Read More

Kunjungan dari Pengajar Pondok Tahfidz Era Mart Samarinda

Selasa, 13 November 2018 malam hari--sekitar ba’da isya—rumah edukasi kepribadian muslimah Humaira kedatangan tamu…

Read More